Secara medis, peluang hamil saat Pasutri berhubungan intim di masa menstruasi memang lebih rendah dibandingkan saat masa subur. Namun, kemungkinannya tidak benar-benar nol, terutama pada perempuan yang memiliki siklus menstruasi lebih pendek.
Melansir Alodokter, kehamilan terjadi ketika sperma berhasil membuahi sel telur yang dilepaskan saat ovulasi. Waktu ovulasi setiap perempuan dapat berbeda-beda, bergantung pada panjang siklus menstruasinya.
Pada umumnya, siklus menstruasi berlangsung sekitar 28 hingga 35 hari. Dalam siklus 28 hari, ovulasi biasanya terjadi sekitar hari ke-14 yang dihitung sejak hari pertama menstruasi. Karena itu, hubungan seksual yang dilakukan saat awal menstruasi umumnya masih berada cukup jauh dari masa ovulasi sehingga peluang terjadinya pembuahan relatif kecil. Namun, kondisi tersebut tidak berlaku untuk semua perempuan.
Contents
Siklus menstruasi pendek meningkatkan peluang
Perempuan dengan siklus menstruasi yang lebih pendek, misalnya sekitar 22 hari atau kurang, dapat mengalami ovulasi lebih cepat, bahkan sekitar hari ketujuh siklus.
Jika menstruasi berlangsung hingga enam atau tujuh hari, ovulasi dapat terjadi tidak lama setelah perdarahan berhenti. Dalam kondisi seperti ini, sperma yang masuk ke saluran reproduksi saat akhir menstruasi masih berpotensi bertahan hidup hingga lima atau enam hari.
Artinya, ketika ovulasi terjadi beberapa hari kemudian, sperma masih dapat membuahi sel telur sehingga kehamilan tetap mungkin terjadi.
Jangan jadikan menstruasi sebagai metode kontrasepsi
Karena masih ada peluang terjadinya kehamilan, para ahli tidak menyarankan menjadikan waktu menstruasi sebagai metode kontrasepsi alami.
Selain untuk mencegah kehamilan yang tidak direncanakan, penggunaan kondom juga tetap penting karena dapat membantu mengurangi risiko penularan infeksi menular seksual (IMS). Perlu diketahui, darah menstruasi bukanlah pelindung dari penularan penyakit seksual.
Apabila belum merencanakan kehamilan, penggunaan alat kontrasepsi yang tepat tetap menjadi pilihan paling efektif untuk mencegah kehamilan. Jika memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau ingin mengetahui masa subur dengan lebih akurat, konsultasi dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi dapat membantu menentukan metode yang paling sesuai.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
